Sunday, 11 September 2016

Silek Tuo Mempelajari Ilmu Raso "APA ITU RASO??

Silek Tuo Minangkabau yang sangat terkenal dengan kunciannya, selain dengan kuncian Silek Tuo Minangkabau juga mempelajari Batin dan juga ada yang namanya Ilmu Raso.

Orang Minangkabau terkenal dengan "RASO JO PARESO" saya sendiri susah untuk menjelaskan arti dari raso jo pareso ini,namun dengan raso jo pareso ini saja orang minangkabau sudah tau kalau misalnya seseorang itu marah,senang,benci,baik terhadap diri kita maupun orang lain.

inilah keistimewaan orang Minangkabau,karena mereka bisa menerjemahkan makna dari setiap pandangan orang yang melihat kepada dirinya ataupun orang lain.

Nah dalam Silek Tuo Minangkabau mempelajari Raso Jo Pareso lebih dalam karena setiap kemampuan orang berbeda beda untuk menguasai ilmu Raso ini.
Ilmu Raso ini sangat jelas dilihat pada Silek Tuo Langkah Ampek dan Silek Tuo Langkah Tigo.

Jika seorang pandeka sudah menguasai Ilmu Raso ini maka mereka akan mudah dalam membuka kuncian,elak,dan teknik lainnya tinggal penyatuan dengan fisik saja.

Karena orang yang menguasai Ilmu Raso ini biasanya sudah tau apa yang akan dilakukan oleh musuhnya seperti menyerang secara diam-diam dari belakang maka si pandeka sudah merasakan di batinnya bahwa musuh akan menyerang menyerang secara diam diam dari belakang dan si pandeka akan bersiap dengan jurus yang telah dipelajarinya.

Itulah keistimewaan dari Ilmu Raso ini,bahkan semakin dalam ilmu raso ini maka seorang murid akan merasakan setiap gerakan orang yang ada di sekitarnya.

Ciri Ciri Orang Yang Mempelajari Silat Atau Silek


Semua orang tentunya memiliki ciri khas masing masing, ciri khas mereka itu sama dengan karakter dari masing-masing orang, Ada yang memiliki karakter pendiam,cerewet,sombong dan karakter orang lainnya.

Nah dari sifat karakter tersebut tentunya kita bisa melihat sifat atau watak yang dimiliki oleh seseorang tersebut, Contohnya kita bertemu seseorang di jalan dengan gaya jalan yang sangat kasar dan raut wajah yang keras ada kemungkinan bahwa orang tersebut memiliki watak yang keras dan tegah.

Begitupula halnya dengan seorang pandeka,masing-masing pandeka memiliki karakter yang berbeda dari masing-masing pandeka.

Namun bagaimana cara kita melihat apakah seseorang tersebut pandeka atau hanya orang biasa?

ini dia beberapa ciri-ciri seorang Pandeka Silat atau Silek


  • Memiliki Gerak Reflek Silat saat terjadi sesuatu
Seorang pandeka akan memiliki gerak reflek Silatnya apabila terjadi sesuatu yang mengancam dirinya.
Gerak Reflek tersebut seperti langsung mengambil kuda-kuda atau langsung menggunakan jurus yang telah dipelajarinya.
Misalnya ada seorang pandeka yang sedang berjalan tiba-tiba dia terkejut karena sesuatu ada kemungkinan orang tersebut secara reflek mengueluarkan jurusnya,
Biasanya Hal ini terjadi kepada seorang pandeka yang masih dalam belajar namun bagi yang sudah putus kaji atau sudah tamat biasanya mereka bisa mengandilikan hal tersebut sesuai tempatnya.
  • Insting Seorang Pandeka Sangat Tajam
Tidak semua Silat yang melatih instingnya dalam latihannya. Seperti yang dilakukan Silek Tuo Minangkabau melatih instingnya saat latihan.

Sebagai contoh adalah Silek Langkah Tigo atau Silat Langkah Tiga, Silat ini sangat melakih insting seorang murid dalam proses latihan,setiap perguruan memiliki cara yang berbeda untuk melatih insting muridnya.
  • Sifat yang Ramah
Memang ada beberapa Pandeka memliki Sifat yang tidak ramah, Melainkan Pandeka yang memiliki sifat tidak ramah atau Emosinya tidak bisa terkendali berarti si pandeka tersebut tidak memiliki ilmu yang tinggi dibandingkan Pandeka lainnya.
Pandeka tersebut selalu menyombongkan ilmu yang dimilikinya,dia merasa bahwa Silatnya yang paling kuat dari segala Silat, pandeka seperti ini akan sangat di benci oleh orang bahkan Gurunya sendiri.
Berbeda dengan Pandeka yang sudah tamat atau Putus kajinya pasti memiliki sifat yang ramah dan sangat bisa menyesuaikan diri dengan lingkungannya, karena pandeka tersebut sudah tau bahwasanya dia bukanlah apa apa, karena di luar masih banyak orang yang lebih hebat dari pada dirinya.
  • Rajin Sholat
Khususnya seorang Pandeka Silek atau Silat Tuo pasti rajin sholat karena Silek Tuo Minangkabau tidak hanya mengajarkan Ilmu Silat kepada muridnya melainkan yang paling utama adalah Sholat.
Seorang Pandeka yang tidak sholat tidak akan ada gunanya, dari semua ilmu yang diajarkan oleh guru kepada muridnya mulai dari jurus sampai putus Kajinya yang paling utama adalah Sholat karena Sholat adalah Tiang agama,
Silat di ajarkan oleh seorang guru bukan hanya untuk membeladiri melainkan mendekatkan diri kita kepada allah,seorang yang sholat akan memiliki hati yang tenang.
Itulah ciri-ciri dari seorang Pandekar Silek atau Silat

INI MAKSUD DARI LAHIR MENCARI KAWAN BATIN MENCARI TUHAN DALAM SILEK



Tidak hanya Silek Tuo, Beladiri lainnya memiliki moto dan maknanya tersendiri juga bagi setiap beladiri di dunia. Kebanyakan moto beladiri adalah membahas tentang ktangguhan, Kekuatan dan lain sebagainya,

Sangat berbeda dengan Silek Tuo Minangkabau yang memiliki moto "LAHIA MANCARI KAWAN BATIN MANCARI TUHAN" jika ditafsirkan bahasa indonesianya yaitu "LAHIR MENCARI TEMAN BATIN MENCARI TUHAN"

Tentunya Moto tersebut memiliki arti tersendiri juga bagi pandeka Silek Tuo Minangkabau.
Mungkina ada beberapa dari teman yang sudah mengetahui tentang arti dari moto Lahir Mencari Teman Batin Mencari Tuhan.

Tapi saya akan membahas untuk yang belum mengetahui makna dari Lahir Mencari Teman Batin Mencari Tuhan ini.

Dalam moto ini terbagi atas dua kalimat yaitu "Lahia Mancari Kawan" dan "Batin Mancari Tuhan"

  • Lahia Mancari Kawan
Maksud dari Lahia Mancari Kawan adalah kita sebagai seorang pandeka Silek Tuo Minangkabau di bumi ini bukanlah ditugaskan untuk mencari musuh tetapi kita disuruh untuk mencari teman yang banyak.
Inilah Keunikan dari Silek Tuo ini yang mengajarkan murid untuk mencari Teman bukan mencari lawan untuk menguji atau mencoba Ilmu Silek yang sudah diajarkan. 
-Silek Tuo Minangkabau tidak akan pernah dikeluarkan seorang pandeka kecuali sudah benar-benar terdesak.
  • Batin Mancari Tuhan
Maksud dari Batin Mancari Tuhan disini adalah kita hidup di dunia ini hanya sementara dan akan mati dan kembali lagi pada yang maha kuasa.
Kita harus siap mati kapanpun karena kita tidak tau kapan ajal menjeput kita karena itulah kita diwajibkan sholat dan berdzikir oleh Silek Tuo.
Jadi maksud dari moto Lahia Mancari Kawan Batin Mancari Tuhan adalah kita harus bisa menyesuaikan diri dalam lingkungan agar orang lingkungan senang dengan kita dan tidak meninggalkan sholat supaya allah tidak marah kepada kita.
Jika sudah menjalani moto tersebut insyallah akan aman dan tentram hidup di dunia dan akhirat

SILEK DAN MANCAK



Mungkin ada beberapa dari antara teman disini yang sudah tau dengan Mancak ini.
Silek juga merupakan unsur dalam sebuah silek juga tapi mancak sangat jarang dimainkan dalam latihan silek.
Melainkan mancak dimainkan hanya dengan latihan dan gerakan yang terpisah dan sudah dirancang oleh Tuo “seorang Guru”, baik itu secara berpasangan ataupun tidak,
Selain itu Mancak ini juga memainkan gerakan Silek yang Sudah diatur sedemikian rupa supaya indah dilihat dan memiliki kesan yang sangat berbehaya pada saat di tampilkan.
Berbeda dengan silek,mungkin ada beberapa Silek Tuo memiliki gerakan yang terlihat berbahaya dan sangat mematikan.
Sementara itu ada pula beberapa gerakan Silek Tuo yang dilihat secara langsung hanyalah biasa-biasa saja bahkan seperti tidak memiliki kuda kuda yang kuat,
Tetapi biasanya gerakan yang seperti inilah yang sering membuat lawan terkecoh dan banyak memakan korban dibandingkan gerakan yang memiliki gerak yang terlihat mematikan.
Intinya Mancak adalah gabungan dari beberapa gerakan yang sudah direncanakan dengan tujuan embentuk sebuah pola gerak yang indah dan bagus di lihat dan biasanya memiliki yang ambil dari gerakan Silek Tuo.
Mancak ini dimainkan hanya pada saat tertentu saja seperti upacara adat,acara pernikahan, dan seperti acara adat lainnya.
Karena gerakan mancak memiliki seni dan keindahan gerak yang sangat bagus.

Kewajiban Seorang Pandeka Silek Tuo


Basilek adalah hal yang wajar untuk manusia, karena kita melakukan latihan silek dengan tujuan untuk olahraga dan membeladiri kita dari serangan musuh ataupun orang yang berusaha berniat jahat kepada dirikita.

Tentunya kita tidak ingin di celakai oleh orang, dan sudah pasti kita menginginkan hidup yang aman dan tentram, karena itu kita harus melakukan latihan silek supaya tidak diganggu oleh orang yang berniat jahat kepada diri kita.

Selain itu kita sebagai seorang Pesilat atau Pandeka sudah pasti memiliki kewajiban beberapa kewajiban Seorang pandeka Silek adalah

  • Rajin dalam Beribadah
  • Patuh Terhadap Orang Tua
  • Tidak Boleh Sombong
  • Dan harus saling menghargai
  • dan lain sebagainya
tentunya kita sebagai seorang pandeka haruslah memiliki etika yang bagus agar tidak di benci oleh orang di sekitar kita, Selain itu kita harus bisa saling mengahargai sesama perguruan maupun dengan perguruan beladiri lainnya.

Hakikat Agama Dalam Silek Tuo

Ada banyak hal yang diperhatikan dalam Sebuah Silek Tuo Minangkabau, Hal-hal tersebut tentunya sesuatu yang berkaitan dengan Silek atau Silat. Baik berkaitan jauh maupun Berkaitan dekat.
Sangat banyak hal yang berkaitan dengan Silek Tuo.
Berikut adalah hal yang berkaitan dengan Silek Tuo.
-agama
            Dalam Silek Tuo kita tidak hanya mempelajari tentang jurus,gerak dan batin saja melainkan agama juga diperhatikan untuk mempelajari Silek Tuo ini karena seperti orang minangkabau bilang “Tabaliak Kaji” untuk penjelasan tentang Tabaliak Kaji silahkan di baca di disini.
Agama adalah Pelajaran yang paling wajib dan harus dikuasai seorang murid seperti berdo’a,sholat,dll.
Biasanya seorang guru Silek Tuo tidak mau menerima seorang murid yang tidak sholat kecuali dengan alas an tertentu.
Silek Tuo pada dasarnya diciptakan untuk melindungi agama dan diri kita sendiri dari serang musuh yang berniat jahat terhadap diri kita.

Karena itulah agama adalah hal yang sangat dipentingkan apabila seseorang ingin mempelajari Silek Tuo.

TERNYATA INI MAKSUD DARI “TABALIAK KAJI” DI SILEK TUO MINANGKABAU


Minangkabau sangatlah terkenal dengan kunciannya yang sangat mematikan di dunia, biasanya korban Silek Tuo ini menyebabkan sekurang-kurangnya memnyebabkan korban tersebut lumpuh atau mati.
Hanya itu Kemungkinan yang terjadi apabila seorang Pandeka Silek Tuo sudah mengeluarkan Jurusnya untuk melindungi dirinya.
Hal ini disebabkan karena Pandeka Silek Tuo tidak hanya melatih jurus fisiknya saja melainkan Pandeka Silek Tuo juga mempelajari Ilmu agama dan di iringi dengan Ilmu batin yang telah diajarkan oleh seorang guru kepada muridnya.
Sangat banyak pantangan yang harus di patuhi untuk memasuki Silek Tuo Minangkabau ini contohnya seperti : Rajin sholat,tidak melawan orang tua,saling menghargai,tidak boleh sombong, dan lain sebagainya.
Pantangan atau aturan tersebut tidak boleh dilanggar bagaimanapun alasannya, karena Silek Tuo memiliki batin yang sangat luar biasa apabila dilanggar pantangan atau peraturan tersebut maka akibatnya sangat fatal dalam diri kita sebagai seorang murid.
Akibat tersebut lebih umum disebut dengan “TABALIAK KAJI”
TABALIAK KAJI dalam bahasa Indonesia artinya adalah “terbalik ilmu”  maksudnya adalah kita tidak sanggup lagi menerima Ilmu Batin yang diturunkan oleh seorang guru kepada muridnya tersebut.
Karena itulah tidak semua orang yang bisa mempelajari Silek Tuo Minangkabau, melainkan hanya orang-orang yang benar-benar mampu saja mempelajarinya.
Sebagai Contoh seperti berikut:
Apabila seorang murid telah melanggar aturan tersebut atau tidak sanggup menerima Ilmu Batin yang diturunkan oleh guru kepada dirinya maka akan menyebabkan seorang murid tersebut Gila atau Mati.
Sudah banyak orang yang mengalami Tabaliak kaji ini di minangkabau namun sudah banyak pula yang PUTUIH KAJI atau menamatkan Kajian Sileknya.
Bagi yang menamatkan kaji Sileknya maka mereka akan sangat disegani oleh orang lain.
Inilah Hal Yang Paling Ditakutkan Oleh Seorang Murid Dalam Mempelajari Silek Tuo Minangkabau.