Silat Harimau Dalam Film Merantau
basilek.blogspot.com Film Merantau merupakan film yang menceritakan tentang kehidupan orang Pandeka Silek atau Silat Harimau di Minagkabau.
Film Merantau ini menceritakan tentang seorang pemuda Minangkabau yang pergi merantau untuk mengubah nasibnya.
Setelah sampai di negri orang pemuda tersebut memiliki banyak tantangan karena sifat baik dan jujur yang dimilikinya, pemuda tersebut melawan sekelompok penjahat yang sangat berbahaya.
Beladiri yang digunakan untuk film Merantau ini adalah Silat Harimau,Silat Harimau adalah Silat yang berasal dari Minangkabau dan Silek Harimau ini merupakan Silek Tuo Minangkabau.
Silat Harimau menggunakan senjata yang unik dan mematikan,senjata tersebut adalah senjata yang dinamakan Kurambik.
Kurambik ini adalah senjata Silat Harimau yang sangat sering digunakan pandeka Silat Harimau dalam membeladiri dari musuh.
Kurambik boleh juga disebut sebagai perpanjangan dari kuku harimau yang sangat tajam, bentuknya seperti kuku harimau dan sangat tajam apabila di goreskan ke lawan,Akibat yang ditimbulkan karena kurambik ini sangatlah bahaya.
Oleh karena itu Pandeka Silat Harimau tidak akan pernah mau menggunakan Silat atau Sileknya kecuali benar-benar dalam keadaan yang terdesak.
Selain itu proses latihan dalam Silat Harimau tidaklah mudah, karena Silat Harimau memiliki sangat banyak jurus yang mematikan pula,namun kebanyakan dari pandeka Silat Harimau selalu bersemangat meskipun sesusah apapun jurus yang dipelajarinya.
Ternyata Silek Diliburkan Pada Bulan Ramadhan
basilek.blogspot.com Siapa sih yang tidak kenal dengan Beladiri Silek ini?? Semua pesilat pasti tau dengan yang namanya Silek Tuo karena Silek Tuo adalah Silek asal Minangkabau yang saat ini sudah sangat terkenal terutama Silek Harimau.
Tidak hanya Silek Harimau saja Silek Tuo Minangkabau, Ada Silek lainnya yang juga Silek Tuo Seperti Silek Langkah Tigo, Langkah Ampek, Silek Kumango, Dan Silek Tuo lainnya.
Biasanya Silek Tuo latihan pada malam hari setiap malam mingggu atau 2x dalam satu minggu,semua itu tergantung dari masing-masing sasaran atau perguruan. Dan Latihan Silek Tuo pun biasanya dilakukan malam hari di surau atau sasaran.
Sasaran adalah tempat Latihan Silek Tuo Minangkabau dan setiap sasaran memiliki tempat yang berbeda untuk latihan Silek, ada yang menggunakan Surau untuk tempat latihan selain surau masih banyak seperti lapangan,dalam rumah,dll
Kenapa Silek Tuo Diliburkan pada saat bulan Ramadhan??
Karena Silek Tuo biasanya melakukan latihan pada malam hari.
Ada yang melakukan latihan dari setelah isya sampai jam 12 malam atau jam satu saja karena ada beberapa perguruan yang menganggap bahwa ada inyiak apabila sudah jam 1 ke atas maka hendaklah berhenti agar tidak terjadi sesuatu yang tidak di inginkan.
Justru ada pula yang melakukan latihannya mulai jam 12 sampai pagi, karena mereka menganggap bahwa justru pada jam 12 keatas itulah indra perasaan kita terlatih dengan sangat tajam.
meskipun memiliki perbedaan dari beberapa sasaran tapi intinya tetaplah sama seperti istilah Silek Tuo "LAHIA MANCARI KAWAN BATIN MANCARI TUHAN".
Namun Silek Tuo Minangkabau diliburkan saat bulan Ramadhan karena saat puasa badan kita akan letih dan jika kita melakukan latihan Silek Tuo pada malam hari maka akan membuat tubuh menjadi lemah sehingga ke esokan harinya kita tidak sanggup untuk melakukan puasa.
Itulah sebab Silek Tuo diliburkan pada saat bulan ramadhan.
Lokasi Latihan Silek Tuo Minangkabau
Semua beladiri memiliki Jurus dan tekni yang berbeda-beda dengan fungsinya yang berbeda-beda pula, Seperti Silek Tuo memiliki sangat banyak teknik tentang kuncian dan juga pembuka atau jurus untuk melepaskan Kuncian tersebut.
Semua Kuncian sangatlah berbahaya, Namun akan sangat berbahaya kalau kita tidak tau cara melepaskan Kuncian tersebut dari tubuh kita.
Nah karena itulah Silek Tuo mempelajari pula tentang pembuka atau jurus untuk membuka semua Kuncian yang pernah di pelajari dan dilihat.
Setiap Sasaran memiliki teknik untuk membuka kuncian yang berbeda-beda tergantung dari aliran silek dan guru yang mempelajarinya, Seperti Silek Langkah Tigo memiliki cara yang berbeda dengan Silek Harimau, Namun tetap memiliki satu tujuan yaitu Mmmbuka Kuncian dari lawan.
Nah tentunya setiap perguruan memiliki sasaran atau tempat latihannya masing-masing, Berikut ini saya akan memberi sedikit tempat latihan Silek Tuo.
- PADANG
Rimbo Tarok Tapian Chanaigo kelurahan Korong Gadang Kecamatan Kuranji Padang.
SILEK PAUAH PADANG
Kampuang Pauah, Kota Padang
SILEK BARUAH
Aur Duri Padang GURU Emral Djamal Datuak Rajo Mudo.
- BUKIT TINGGI
nagari Lurah Tabek Tuhua, kelurahan Bukit Apit Puhun Kabupaten Agam.
SILEK HARIMAU SINGGALANG
Jalan Panorama no.3 komplek PDAM Bukittinggi
Jadwal latihan: Minggu 08.00 - 11.30 WIB
+62 813-7409-8716
- BATU SANGKAR
Desa Kumango Kecamatan Sungai Tarab Kabupaten Tanah Datar Batusangkar.
SILEK LINTAU
Daerah Lintau Kabupaten Tanah Datar Batusangkar.
SILEK SUNGAI PATAI
Daerah Sungai Patai Sungai Tarab Batusangkar.
- KOTA SOLOK
Tanah Garam Kota Solok
SILEK BARINGIN SAKTI
Gurun Bagan Simpang Tigo Jln Sma 3 Kota Solok
SILEK HARIMAU DAMAM
Ampang Kualo Kota Solok
- KABUPATEN SOLOK
Nagari Cupak Kabupaten Solok
SILEK KINARI
Daerah Kinari Kabupaten Solok
SILEK KOTO ANAU
Daerah Koto Anau kabupaten Solok
Dan masih banyak lagi tempat Latihan Silek Tuo Di sumatra barat ini yang belum saya sebutkan.
jika ada yang ingin mengetahui tempat latihan di sekitar daerahnya silahkan di coment, selagi saya tau akan saya kasih tau
Silek Tuo Menggemparkan Dunia
Silek atau Silat Tuo adalah silat yagn berasal dari daerah Minangkabau atau sumatra barat,Silat Tuo sangat berbeda dengan silat lainya di indonesia, namun perbedaanlah yang menyatukan kita bangsa indonesia ini.
Semua silat sebenarnya memiliki karakteristiknya masing-masing,contoh seperti silat harimau,silat
harimau ini memiliki gerakan layaknya seekor harimau ganas yang sedang bertarung. karena itulah yang membuat orang luar sangat ingin mempelajari silat harimau ini.
Sekarang Silek Tuo Minangkabau sudah sangat menggemparkan dunia dan sangat banyak orang luar negri yang ingin mempelajari Silek Tuo ini.
Bahkan mereka sampai datang ke beberapa sasaran Silek Tuo di Minangkabau untuk mempelajari Silek Tuo ini.
Silek Tuo Minangkabau ini sangatlah terkenal dengan ilmu kunciannya yang sangat berbahaya serta mematikan.
Selain itu Silek Tuo melakukan latihan pada malam hari dengan tujuan agar memiliki insting yang tajam dalam memacu gerakan lawan.
kebanyakan Beladiri memanfaatkan kekuatan fisik dan kekuatan yang kuat untuk melumpuhkan lawannya, sangat berbeda hal dengan Silek Tuo yang mengandalkan tenaga lawan tersebut untuk mengunci dan mematakah musuhnya.
Proses Penerimaan murid dalam Silek Tuo Minangkabau
Sebelum penerimaan Murid di Silek Tuo Minangkabau tersebut
biasanya guru meminta syarat kepada si murid seperti ayam,kain putih,pisau,daun
siriah,dll ada pula beberapa Silek Tuo Minangkabau yang meminta syaratnya ayam
biriang kuniang (ayam biring kuning) atau bahasa kerennya phoenix dan ada pula yang
meminta ayam sagalo hitam atau orang jawa menyebut dengan nama ayam cemani
Saat penerimaan silek tuo minangkabau ada pula beberapa
kegiatan yang dilakukan oleh guru dan senior kepada si murid seperti menyemblih
ayam,badoa,penerapan kaji,DLL tergantung dari setiap Sasaran Silek Tuo
Minangkabau itu sendiri.
Pada saat menyembelih ayam disuruhlah si anak untuk memegang
ayam yang akan dibantai,biasanya ayam tersebut dibantai menghadap kiblat karena
itu sudah merupakan sunah dari
rasul dan dibacakan do’anya oleh guru.
Selain itu ada pula beberapa Silek yang ayamnya di belah dan
dibacakan doa kemudian dari situlah si guru dapat melihat karakteristik tentang
si anak,agar si guru dapat mengubah tingkah laku buruk pada si anak tersebut
dengan cepat atau lambatnya.
Setelah ayam selesai
di sembelih darahnnya dicecerkan dengan mengelilingi sasaran, ada yang
bilang bahwa mencecerkan darah ini di sekeliling sasaran dengan tujuan agar
tidak terjadi kecelakaan pada saat si anak latihan silek.
Setelah selesai darah
di semblih maka ayam tersebut di masak dan dihidangkan di tengah sasara dengan
dibacakan doa oleh orang siak atau ustad agar si murid di permudah dalam
mendapatkan ilmu silek yang di pelajarinya.
Nah setelah selesai berdoa dan makan si guru barulah akan memberikan arahan,nasihat,dan kaji pertama untuk si murid dan sambil didengarkan juga oleh senior yang lainnya,Setelah semua selesai barulah MAMBUKAK LANGKAH,mambukak langkah artinya adalah pembukaan saat latihan,nah dengan begitu barulah mulai basilek.
SILEK SUDAH HAMPIR PUNAH??
Silek adalah
beladiri yang berasal dari daerah Minangkabau yang digunakan untuk
mempertahankan hak yang seharusnya kita miliki,silek bukan bersifat melukai
orang melainkan silek hanya bersifat mengembalikan apa yang ingin dilakukan
oran kepada kita.
Mengapa saya
mengatakan bahwa Silek hampir punah??
Sudah jarang
sekarang orang asli Minangkabau yang mau mempelajari Silek Tuo Minangkabau, Di
zaman sekarang orang lebih memilih beladiri yang modern dan keren seperti
taekwondo,judo,boxing,dll.
banyak anak
muda yang sudah tidak ingin mempelajari warisan pusako Minangkabau ini.
Mungkin
karena benntuknya yang kurang keren dan modern dibandingkan beladiri lain
seperti karate,taekwondo,dll
Mereka malu
belajar silek asal negri mereka sendiri,mereka malah meremehkan silek beladiri
asal negri mereka sendiri ini, padahal dengan mempelajari silek mereka sudah
tidak perlu lagi belajar beladiri lain,karena di dalam silek sudah di pelajari
semua teknik kuncian dan elakan bahkan di berikan kelebihan oleh guru seperti
kaji,pidareh,dll
Ada yang
bilang kalo dia ingin belajar Silek Minangkabau tetapi guru tidak mau
mengajarkan kepada orang tersebut.
Ini jawaban
saya
Sebenarnya
yang ingin belajar bersilat itu siapa?? Jawabannya pasti kita,nah maka dari itu
kitalah yang harud giat untuk meminta agar si guru mau mengajari kita silek tuo
minangkabau.
Bukan dengan
cara memberi si guru uang bulanan,dll. Tetapi ambillah hati guru tersebut.
Zaman dahulu saja orang yang ingin mempelajari silek harus membantu gurunya bertanam padi bahkan sampai panen pun,
Sebanyak 227 Tuo Silek Minang hadir di acara sarasehan Silek
PADANG, 20 Maret 2015 : Sebanyak 227 tuo silat dan pesilat dari berbagai aliran di Sumatera Barat hadir pada acara sarasehan silat yang digelar di Gedung Serba Guna Semen Padang, Jumat (20/3). Acara sarasehan itu menghadirkan pembicara utama, Guru Besar Perisai Diri yang juga Dirut PT Pertamina (Persero), Tbk, Dwi Soetjipto.
"Kegiatan ini kita laksanakan sebagai salah satu upaya untuk melestarikan silat tradisi Minang yang pada tempo dulu diwariskan secara turun temurun kepada generasi muda Minang," kata Direktur Utama PT Semen Padang Benny Wendry, pada acara yang dihadiri Gubernur Sumbar Irwan Prayitno, Rektor Unand Werry Darta Taifur, Direktur PT Semen Indonesia (Persero), Tbk Gatot Kustyadji, Direktur Produksi PT Semen Padang Agus B Nurbiantoro, Direktur Komersial Pudjo Suseno, Direktur Keuangan Tri Hartono Rianto, Komisaris PT Semen Padang Basril Basyar, dan Shofwan Karim.
Benny Wendry mengatakan, perkembangan silat tradisi di Minangkabau saat ini mulai memudar. Karena itu, PT Semen Padang sudah sejak lama mengambil prakarsa dengan membina silat tradisi melalui Forum Komunikasi Karyawan Semen Padang dan memberikan bantuan kepada sasaran-sasaran silat. "Alhamdulillah atlet-atlet silat binaan Semen Padang banyak yang meraih prestasi pada berbagai iven di tingkat nasional," kata Benny Wendry seraya berharap melalui sarasehan itu dapat memberikan pencerahan bagi insan silat di Sumbar.
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno menyampaikan terimakasih pada PT Semen Padang yang memiliki kepedulian tinggi terhadap pengembangan silat tradisi di Sumbar." Kami berterimakasih pada PT Semen Padang sebagai BUMN yang tidak memiliki urusan dengan budaya namun memiliki kepedulian pada pengembangan budaya Minang. Ke depan kami berharap perhatian seperti ini tetap dilanjutkan," katanya.
Gubernur juga menyampaikan terimakasih pada Dwi Soetjipto."Pak Dwi meski bukan orang Minang, namun kalau dibedah darahnya pasti ada Minangnya. Walau telah terbang ke Gresik, tapi tetap mau pulang ke Sumbar. Dan, pada Minggu (22/3), beliau menerima gelar sangsako dari Daulat Yang Dipertuan Raja Alam Minangkabau Pagaruyung Darul Qorror," kata Gubernur.
Terkait silat Minang, Irwan menyatakan kebanggaannya dengan silat tradisi Minang banyak tampil di film-film nasional yang mendunia. "Pada silat Marantau dan The Raid, aktornya bertarung dengan menggunakan silat Minang untuk mengalahkan lawan-lawannya," beber Irwan.
Harus Dikemas
Pada kesempatan itu, pembicara utama, Dwi Soetjipto mengangkat topik "Dari Sasaran Silat Kita Bangun Ekonomi Sumatera Barat" mengusulkan pada pemerintah melalui Dinas Pendidikan dan Olahraga, bekerjasama dengan Dinas Pariwisata harus mampu mengemas potensi silek Minangkabau secara kreatif dan inovatif.
Dwi yang mengaku telah lama mengenal silat Minang, jauh hari sebelum bekerja di PT Semen Padang, mengatakan, hasil dari kebijakan dan kreatifitas pemerintah akan mengundang investor, sponsor, wisatawan domestik dan asing, untuk berkunjung ke Sumbar.
Dengan demikian, secara otomatis akan ada investasi, pajak, retribusi, dan Sumbar akan lebih dikenal di kalangan internasional.
"Pada akhirnya, PAD Sumbar akan bertambah dan dampak multiplayer efek perekonomian akan terjadi di kehidupan masyarakat," katanya.
Menurut Dwi pengembangan silat tradisi harus diangkat kembali. Karena silat bukan hanya seni beladiri, namun dapat menarik minat wisatawan datang ke Sumbar. "Ketika ide sarasehan kami lemparkan, PT Semen Padang menyatakan siap. Dan, Pertamina juga siap mendukung Sumbar," kata mantan Dirut PT Semen Padang, dan PT Semen Indonesia (Persero), Tbk itu.
Pada sarasehan itu juga ditampilkan atraksi silat dari pesilat Perisai Diri PT Semen Padang, dan pertarungan silat Minang oleh tuo-tuo silek Minang. (*)
Assalamualaikum,
ReplyDeleteSaya ada terbaca artikel tentang silat di Blog Tuan dan berharap agar dapat dihubungkan dengan perguruan silat di Padang & Bukit Tinggi
Saya Mohammed Mamsin, Ketua Perguruan Silat Seni Gayong Malaysia cabang negeri Pulau Pinang (Penang) (PSSG PP) akan melawat Bukit Tinggi dan Padang dari 24-27 November 2018. Tujuan lawatan rombongan kami seramai 25 orang adalah untuk parawisata dan juga jika berkesempatan ingin bertemu dengan perguruan2 silat Indonesia di Bukit Tinggi dan Padang, berdiskusi tentang budaya silat dan juga melihat permainan persilatan.
Pihak PSSG PP, amat berbesar hati jika pihak bapak sudi bertemu rombongan kami. Tanggal dan masa boleh dibincangkan nanti.
Wassalam. Terima kasih.
Mohd Mamsin
mamsin@gmail.com
+60194729743 (WhatsApp dan telefon)
Di kota padang di mana tempat silat tuo
ReplyDeleteSaya tinggal di jawa tengah,apakah di jawa tengah ada tempat latihan perguruan silek tuo minangkabau?
ReplyDelete